Pencarian

Cek Kesehatan Anak Sekolah Agustus 2026: Imunisasi BIAS, Vitamin A, dan Obat Cacing Gratis

Selasa, 11 Agustus 2026 • 07:27:01 WIB
Cek Kesehatan Anak Sekolah Agustus 2026: Imunisasi BIAS, Vitamin A, dan Obat Cacing Gratis
Petugas kesehatan memeriksa kondisi siswa dalam program pelayanan kesehatan anak sekolah terpadu di wilayah kerja UPT Puskesmas Sukabumi, Agustus 2026.

GORONTALO — Sebagai orang tua, memastikan anak sehat dan siap belajar adalah prioritas utama. Kabar baiknya, UPT Puskesmas Sukabumi resmi menjalankan program pelayanan kesehatan anak sekolah terpadu sepanjang Agustus 2026. Program ini dirancang untuk menjangkau siswa di seluruh wilayah kerja puskesmas, memastikan mereka mendapatkan perlindungan kesehatan optimal tanpa perlu antre lama di fasilitas kesehatan.

Apa Saja Layanan yang Didapat Anak?

Program terpadu ini menggabungkan empat layanan penting dalam satu kunjungan ke sekolah. Dengan sistem ini, anak-anak tidak perlu bolak-balik ke puskesmas, dan orang tua pun lebih tenang karena kebutuhan kesehatan dasar anak terpenuhi di lingkungan sekolah.

  • Imunisasi BIAS: Pemberian imunisasi lanjutan untuk melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah, sesuai jadwal program Bulan Imunisasi Anak Sekolah.
  • Obat Cacing: Pemberian albendazole untuk mencegah kecacingan yang bisa mengganggu penyerapan nutrisi dan menghambat pertumbuhan.
  • Kapsul Vitamin A: Suplemen penting untuk menjaga kesehatan mata dan meningkatkan daya tahan tubuh anak.
  • Cek Kesehatan Gratis (CKG): Pemeriksaan menyeluruh sebagai langkah deteksi dini terhadap risiko gangguan kesehatan.

Mengapa Program Terpadu Ini Penting untuk Si Kecil?

Kepala UPT Puskesmas Sukabumi, dr. Dian Vitria, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pengobatan, melainkan fokus pada upaya promotif dan preventif. Artinya, petugas kesehatan hadir untuk mencegah penyakit sebelum muncul dan memantau kondisi anak sejak dini.

"Melalui pelayanan kesehatan yang terpadu, kami berharap kondisi kesehatan anak dapat terpantau sejak dini dan berbagai faktor risiko dapat segera ditemukan untuk kemudian ditindaklanjuti," ujarnya.

Pendekatan ini sangat relevan bagi ibu-ibu muda yang ingin memastikan anaknya tumbuh aktif dan cerdas. Dengan deteksi dini, masalah kesehatan seperti gangguan gizi atau kelainan penglihatan bisa segera ditangani sebelum berdampak lebih jauh pada prestasi belajar di sekolah.

Peran Orang Tua dan Sekolah dalam Mendukung Kesehatan Anak

Kesuksesan program ini tidak lepas dari kerja sama antara tenaga kesehatan dan pihak sekolah. Keterlibatan guru dalam mengoordinasikan jadwal pemeriksaan sangat membantu kelancaran kegiatan. Namun, peran orang tua di rumah tetap yang utama.

Manfaatkan momen ini untuk berdiskusi dengan anak tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Ajarkan mereka bahwa kunjungan petugas kesehatan adalah hal yang menyenangkan, bukan menakutkan. Dengan begitu, anak tumbuh dengan kesadaran untuk menjaga tubuhnya sendiri.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Meski program ini sangat membantu, orang tua tetap perlu waspada. Jika setelah pemeriksaan sekolah, anak menunjukkan keluhan seperti demam berkepanjangan, nafsu makan menurun drastis, atau keluhan penglihatan yang mengganggu aktivitas, segera konsultasikan ke puskesmas atau dokter terdekat. Jangan menunggu hingga kondisi semakin parah.

Program Agustus 2026 ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat. Manfaatkan dengan baik, dan pastikan anak Anda tidak terlewat dari jadwal pemeriksaan yang telah ditentukan sekolah.

Follow www.kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medinaslampungnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks