GORONTALO — Forum yang bertajuk Hearing Your Needs, Understanding Your Concern ini menghadirkan jajaran direksi PJM, mulai dari Direktur Utama Arief Hermawan, Direktur Komersial Suhendra Ratu Prawiranegara, hingga Direktur Operasi dan Teknik Warsilan. Turut hadir Group Head Ship Services Pelindo, Capt. Santoso, serta Senior Manager Region 4 PJM, Al Abrar. Dari sisi pelanggan, hadir perwakilan agen kapal dan mitra strategis dari berbagai wilayah operasional.
Masukan Pelanggan Jadi Bahan Perbaikan Layanan
Direktur Utama PJM Arief Hermawan menegaskan bahwa dialog ini bukan sekadar acara seremonial. Menurutnya, masukan dari pelanggan adalah fondasi penting dalam proses peningkatan layanan perusahaan.
"Kami membangun komunikasi terbuka dengan pelanggan melalui pertukaran umpan balik, mendengarkan keluhan dan kebutuhan, lalu berkolaborasi untuk perbaikan layanan," ujar Arief dalam sambutannya, dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta.
Ia menambahkan, perusahaan akan menjadikan seluruh aspirasi yang masuk sebagai bahan evaluasi untuk mendukung perbaikan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Fokus pada Aspek Operasional dan Sistem Digital
Corporate Secretary PJM, Tubagus Patrick, mengungkapkan bahwa sebagian besar masukan pelanggan berkaitan dengan aspek operasional. Beberapa isu yang mengemuka antara lain navigasi, sarat kapal (draft), layanan pandu, sistem operasional, hingga standar kerja di lapangan.
"Komunikasi yang terbuka memastikan setiap umpan balik bisa segera ditindaklanjuti dan diubah menjadi perbaikan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan," kata Tubagus.
Dalam forum yang berlangsung interaktif ini, pelanggan juga menyoroti efektivitas operasional kapal, optimalisasi sistem digital, proses billing, serta koordinasi dengan regulator. Seluruh catatan tersebut akan menjadi bahan bagi PJM untuk membenahi layanan di wilayah kerja Region 4.
Sinergi untuk Tumbuh Bersama Pelanggan
Direktur Komersial PJM Suhendra Ratu Prawiranegara memandang hubungan perusahaan dengan pelanggan bersifat simbiosis mutualisme. Peningkatan kualitas layanan akan menciptakan nilai tambah bagi pengguna jasa, sementara kepercayaan pelanggan menjadi modal bagi perusahaan untuk berinovasi.
"Melalui komunikasi terbuka, kami dapat mengidentifikasi berbagai tantangan layanan dan menyusun langkah perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna jasa," ujar Suhendra. Ia berharap kolaborasi ini mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak.
Langkah ini sejalan dengan arah bisnis PJM yang fokus pada layanan Marine, Equipment, and Port Services (MEPS). Perusahaan ingin memastikan seluruh lini layanan—mulai dari kapal, peralatan, hingga jasa kepelabuhanan—berjalan lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh Indonesia.
Forum Customer Engagement Region 4 di Bandung ini merupakan rangkaian dari agenda serupa yang sebelumnya telah digelar di sejumlah wilayah. PJM berencana terus memperluas ruang dialog ini untuk menjaring masukan dari lebih banyak pengguna jasa di berbagai daerah operasional.