Pencarian

Pentagon Siapkan Strategi Non-Konvensional untuk Tekan Iran, Rudal Pencegat AS Disebut Menipis

Selasa, 04 Agustus 2026 • 08:29:31 WIB
Pentagon Siapkan Strategi Non-Konvensional untuk Tekan Iran, Rudal Pencegat AS Disebut Menipis
Rudal pencegat milik AS disebut menipis di tengah pertimbangan strategi baru untuk menekan Iran.

WASHINGTON — Militer Amerika Serikat dilaporkan tengah memutar otak mencari pendekatan baru yang tidak lazim untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran. Upaya ini berjalan di tengah dorongan Gedung Putih untuk mencapai kesepakatan dengan Teheran, sekaligus mengakui bahwa serangan udara semata memiliki dampak yang terbatas.

Laporan CNN yang mengutip sumber di Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebutkan, militer AS sedang mempertimbangkan berbagai pendekatan untuk menekan lawannya. "Kami sedang mencari cara-cara baru, kreatif, dan tidak konvensional untuk menekan dan menghukum Iran," demikian isi pesan seorang pejabat intelijen CENTCOM yang dikutip CNN.

Evaluasi Strategi di Tengah Keterbatasan Rudal Pencegat

Sumber lain mengungkapkan, CENTCOM sedang meninjau seluruh opsi yang tersedia sambil mengevaluasi kembali strategi yang selama ini diterapkan. Pencarian cara baru ini tidak lepas dari peringatan keras Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, yang menyoroti menipisnya persediaan rudal pencegat pertahanan udara.

Jenderal Caine sebelumnya telah memperingatkan Presiden Donald Trump mengenai kondisi tersebut, yang dinilai dapat menimbulkan risiko serius terhadap keamanan nasional. "Pada akhirnya, POTUS (Presiden AS Donald Trump) menginginkan sebuah kesepakatan sehingga ia akan terus mencari cara untuk bersikap tegas sekaligus keluar dari situasi ini," kata sumber tersebut.

Intelijen AS Nilai Serangan Tak Akan Ubah Posisi Teheran

Kebuntuan strategi ini diperkuat oleh kesimpulan Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dan intelijen militer negara itu. Menurut laporan CNN, kedua lembaga tersebut menilai bahwa serangan terhadap Iran tidak akan mengubah posisi Teheran dalam perundingan.

Pada Minggu, Trump mengungkapkan bahwa Washington telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran pada akhir pekan lalu, tetapi tetap siap melancarkan operasi militer kapan saja. Meski demikian, ia menyebut perundingan bilateral dijadwalkan berlangsung pada 3 Agustus, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai agenda pembicaraan tersebut.

Follow www.kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks