GORONTALO — Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie secara resmi mencanangkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-64 PWRI Provinsi Gorontalo di Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Sabtu. Momen ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga pengingat bahwa masa purnabakti bukan akhir dari pengabdian.
Idah menyebut pengalaman panjang para wredatama saat menjabat di berbagai instansi merupakan aset berharga yang masih sangat dibutuhkan pemerintah daerah. Kecerdasan, kemandirian, dan kemampuan yang pernah mereka tunjukkan selama bertugas dinilai layak terus dioptimalkan untuk kemajuan Gorontalo.
Pengalaman Purnabakti Jadi Modal Utama Pembangunan
"Saya yakin PWRI adalah bapak ibu semua yang dulu pernah mempunyai jabatan yang tinggi, bahkan tidak hanya sebagai pengabdi masyarakat. Dan tentunya ini kecerdasan, kemandirian, dan kemampuan bapak-ibu semua dalam sebuah lingkup PWRI ini tentunya sangat diharapkan untuk tetap memberikan kontribusi bagi pembangunan Provinsi Gorontalo," ujar Idah dalam sambutannya.
Menurutnya, para pensiunan tidak seharusnya berhenti berkarya. Masukan dan gagasan yang lahir dari pengalaman puluhan tahun mengabdi justru menjadi perspektif penting yang kerap luput dari pandangan generasi baru di birokrasi.
Jaga Kesehatan dan Pererat Silaturahmi Antaranggota
Di luar peran strategis tersebut, Idah juga mengingatkan para anggota PWRI untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Ia mendorong seluruh anggota untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi sebagai sarana mempererat silaturahmi.
"Tentunya ini saya ucapkan selamat kepada PWRI dalam rangkaian hari ulang tahun yang ke-64. Tetap jaga persatuan, tetap memberikan feedback untuk Provinsi Gorontalo, tetap smart, cantik, sehat dan mandiri, amin," katanya.
Kebersamaan dalam organisasi disebut mampu meningkatkan semangat hidup sekaligus memperkuat peran sosial para pensiunan di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.
Rangkaian Acara HUT Ke-64 PWRI hingga Agustus 2026
Peringatan HUT Ke-64 PWRI Provinsi Gorontalo tahun ini diisi dengan beragam kegiatan yang melibatkan anggota dari berbagai kabupaten dan kota. Rangkaian acara telah dimulai dengan jalan sehat, senam dana-dana massal, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para peserta.
Selanjutnya, panitia akan menggelar lomba paduan suara dan tari dana-dana antarkabupaten dan kota pada 8 Agustus 2026. Selain itu, terdapat agenda ziarah ke makam pembina PWRI pada 6 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu.
Puncak peringatan dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026 di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Gorontalo. Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi sekaligus menjaga tradisi kebersamaan di antara para purnabakti.