Pencarian

TNI AU Resmi Perkuat Skadron Udara 4 Malang dengan Pesawat Angkut NC-212i Buatan PTDI, Unit ke-8 dari 9 Pesanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 20:35:31 WIB
TNI AU Resmi Perkuat Skadron Udara 4 Malang dengan Pesawat Angkut NC-212i Buatan PTDI, Unit ke-8 dari 9 Pesanan
Pesawat angkut NC-212i nomor ekor A-211 mendarat di Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, untuk memperkuat Grup 1 Angkut TNI AU.

MALANG — Satu unit pesawat angkut NC-212i dengan nomor ekor A-211 resmi mendarat di Skadron Udara 4, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, pada Kamis (30/1). Pesawat rakitan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) itu langsung diperbantukan ke Grup 1 Angkut guna memperkuat kesiapan operasional satuan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, membenarkan bahwa pesawat tersebut telah tiba di markas tujuan. "Pesawat itu tiba di Skadron Udara 4, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, untuk memperkuat Grup 1 Angkut melalui Skadron Udara 4," ujarnya dalam siaran resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Konfigurasi Khusus untuk Tiga Misi Utama

Unit terbaru ini bukan sekadar pesawat angkut biasa. Dena Hendriana, Direktur Produksi PTDI, mengungkapkan bahwa alutsista tersebut hadir dengan konfigurasi khusus Troop Transport, Rainmaking, dan Camera. Artinya, pesawat mampu mengangkut pasukan, melakukan operasi modifikasi cuaca atau penyemaian awan, serta menjalankan misi pemetaan foto udara.

Performa mesinnya juga disebut mengalami peningkatan signifikan. Penggunaan baling-baling MTV-27 bersertifikasi EASA yang dipadukan dengan mesin Honeywell TPE331 menghasilkan getaran dan kebisingan lebih rendah, stabilitas terjaga saat terbang single engine di ketinggian, serta proses engine start yang lebih halus.

Ferry Flight Perdana dan Target Penyelesaian Kontrak

Pesawat bernomor ekor AX-2135 ini diterbangkan langsung (ferry flight) dari Delivery Center PTDI Bandung menuju Malang. Penerbangan dipimpin Pilot in Command Letkol Pnb Andika Ardyagana bersama Copilot Kapten Irvan Fajar, setelah lulus sertifikasi Flight Acceptance Certificate pada 9 Juli 2026.

"Untuk performa pesawat, kemarin kami melaksanakan pengembangan. Alhamdulillah, dapat mencapai kemampuan maksimumnya sehingga nanti setelah pelaksanaan ferry flight, kemudian dilaksanakan penerimaan oleh Kemenhan maupun oleh TNI AU," kata Andika. Ia menambahkan bahwa kehadiran pesawat ini diharapkan menambah kekuatan TNI AU dalam menjaga kedaulatan Republik Indonesia.

Pengiriman unit kedelapan ini merupakan bagian dari komitmen penuntasan kontrak pengadaan sembilan unit NC-212i dengan Kementerian Pertahanan. Satu unit tersisa dijadwalkan rampung dan dikirimkan pada Oktober 2027.

Modernisasi Alutsista untuk Kesiapan Operasional

Komandan Grup 1 Angkut, Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma, menegaskan bahwa penerimaan pesawat ini adalah langkah nyata modernisasi alutsista TNI AU. Dengan bertambahnya kekuatan pesawat angkut, kesiapan satuan dinilai akan meningkat untuk menghadapi tugas yang kian dinamis.

"Dengan bertambahnya kekuatan pesawat angkut, kesiapan operasional satuan akan semakin meningkat untuk menjawab tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis," ujarnya. Ia meyakini peningkatan kualitas alutsista ini akan berdampak langsung pada penguatan pertahanan udara nasional.

Follow www.kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks