Pencarian

Take-Two CEO: Harga Konsol Mahal Tak Hambat Penjualan GTA 6, Streaming Jadi Kunci

Minggu, 09 Agustus 2026 • 01:43:01 WIB
Take-Two CEO: Harga Konsol Mahal Tak Hambat Penjualan GTA 6, Streaming Jadi Kunci
Harga konsol yang tinggi dinilai tidak akan menghambat penjualan GTA 6, menurut CEO Take-Two.

GORONTALO — Pernyataan Zelnick ini muncul di tengah kekhawatiran para gamer bahwa harga PS5 dan Xbox Series X|S yang terus merangkak naik akan mempersempit basis pemain konsol. Menanggapi hal tersebut, Zelnick mengakui bahwa harga hardware yang tinggi bukan kabar baik, namun ia yakin hal itu tidak akan mengganggu momentum penjualan game besutan Rockstar Games tersebut.

"Rising cost of hardware is not a good thing. I don't think it will slow us down any because, you know, we're delivering, we believe we're delivering experiences that people want," ujar Zelnick dalam sesi briefing dengan investor. Ia menambahkan bahwa harga konsol yang lebih rendah tetap menjadi harapan agar lebih banyak perangkat beredar di tangan konsumen.

PC dan Cloud Streaming: Masa Depan Distribusi Game

Zelnick menyoroti pergeseran besar dalam industri game yang mulai meninggalkan model konsol tertutup. Ia mengungkapkan data mengejutkan: pangsa pasar PC yang hanya sekitar 2 persen dari total penjualan dua dekade lalu, kini meroket hingga menyumbang 50 persen penjualan. Angka ini diprediksi akan terus tumbuh seiring dengan semakin terbukanya ekosistem gaming.

Kunci dari pertumbuhan ini, menurut Zelnick, adalah teknologi cloud streaming. Ia optimistis layanan streaming game dengan latensi rendah akan segera menjadi kenyataan komersial dalam tiga tahun ke depan. Jika ini terwujud, basis pemain efektif bisa meningkat hingga sepuluh kali lipat karena game dapat dimainkan di perangkat apa pun tanpa perlu membeli konsol mahal.

"If you believe in streaming, and to be clear, we really do, and I'm happy to put a timeline on it. I think we'll be in commercial streaming mode within three years, and by commercial, I mean low latency. That can 10x the effective installed base," jelasnya. Meski demikian, Zelnick mengakui lonjakan basis pemain tidak otomatis berbanding lurus dengan pendapatan, karena para gamer hardcore telah memiliki akses ke perangkat gaming.

Peluang Besar di Pasar Non-Tradisional

Zelnick melihat streaming sebagai jembatan untuk menjangkau audiens yang selama ini berada di luar pasar utama. Game dengan daya tarik luas, seperti GTA 6, berpotensi meraih jutaan pemain baru dari kalangan yang sebelumnya tidak terjangkau oleh industri. Ini menjadi peluang besar bagi publisher untuk memperluas pasar ke wilayah-wilayah yang penetrasi konsolnya masih rendah.

Meskipun ide cloud streaming bukan hal baru—Google Stadia menjadi contoh kegagalan yang paling terkenal—teknologi di baliknya terus berkembang pesat. Microsoft kini menjadi pemain terdepan dalam pengembangan infrastruktur streaming game, menunjukkan bahwa masa depan yang diyakini Zelnick bukan sekadar wacana.

Konsol Semakin Mahal, PC Ikut Terdampak

Bagi gamer Indonesia yang belum memiliki konsol untuk menyambut GTA 6, Zelnick memberikan sinyal untuk segera mengambil keputusan. Harga konsol diprediksi akan kembali naik tahun depan, sementara para pemain PC juga akan menghadapi tahun yang berat. Produsen chip RAM terbesar dikabarkan telah menjual habis seluruh kapasitas produksi mereka untuk 2027, yang berpotensi mendongkrak harga komponen PC secara signifikan.

Kondisi ini menempatkan gamer di posisi dilema: membeli konsol sekarang dengan harga yang masih masuk akal, atau menunggu dan berisiko membayar lebih mahal. Dengan GTA 6 yang semakin dekat, keputusan ini menjadi semakin krusial bagi mereka yang ingin merasakan pengalaman bermain di hari pertama perilisan.

Follow www.kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gamespot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks