Pencarian

FIFA Resmi Batalkan Penjualan Saham Piala Dunia, Infantino Akui Proyek Telah Memicu Perpecahan

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 08:24:31 WIB
FIFA Resmi Batalkan Penjualan Saham Piala Dunia, Infantino Akui Proyek Telah Memicu Perpecahan
FIFA resmi membatalkan proyek penjualan saham Piala Dunia melalui rilis resmi pada Sabtu (1/8/2026).

GORONTALO — FIFA mengumumkan penghentian proyek tersebut melalui rilis resmi pada Sabtu (1/8/2026). Dalam pernyataannya, federasi sepakbola dunia itu menegaskan bahwa proposal FIFA Forward Enterprise tidak akan dilanjutkan. Dengan demikian, rencana penjualan saham turnamen sepakbola terbesar di dunia resmi batal diproses.

Gianni Infantino, Presiden FIFA, mengaku tetap mendengarkan masukan dari semua pihak sebelum akhirnya menyetop proyek yang berpotensi memecah belah tersebut. Langkah ini menjadi kemunduran diplomatik bagi Infantino yang sebelumnya getol memperkenalkan skema pendanaan baru untuk sepakbola global.

Alasan FIFA Membatalkan Proyek Investasi Piala Dunia

FIFA menyebut proyek ini awalnya dirancang untuk memperkuat Asosiasi Anggota di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan. Namun setelah melalui proses konsultasi dengan Dewan FIFA, Konfederasi, dan pemangku kepentingan lainnya, muncul kesadaran bahwa proyek tersebut justru kontraproduktif.

"Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan yang, terlepas dari tingkat dukungannya, tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal," demikian bunyi pernyataan resmi FIFA.

FIFA menegaskan bahwa tujuan organisasi selalu untuk mempersatukan dan meningkatkan sepakbola di seluruh dunia. Oleh karena itu, usulan yang dinilai kontroversial ini tidak akan dilanjutkan.

Langkah Selanjutnya Setelah Penolakan Asosiasi Anggota

Infantino berjanji akan kembali mempertemukan semua pihak yang berkepentingan dalam beberapa hari dan minggu mendatang. Pertemuan tersebut akan dilakukan dengan semangat kepentingan bersama dalam olahraga, serta fokus pada pengembangan sepakbola di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan.

Keputusan ini menjadi sorotan karena sebelumnya FIFA mengisyaratkan proyek hanya akan dijalankan jika mayoritas Asosiasi Anggota mendukungnya. Faktanya, penolakan justru datang dari banyak anggota yang menilai skema penjualan saham Piala Dunia terlalu berisiko dan tidak transparan.

Dengan batalnya proyek ini, FIFA dipastikan tetap memegang penuh kendali atas Piala Dunia sebagai aset paling berharga. Belum ada keterangan resmi mengenai alternatif skema pendanaan yang akan digunakan FIFA untuk mendanai program pengembangan sepakbola global ke depan.

Follow www.kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks