Ditunggu Puluhan Tahun, 400 Jiwa di Pulau Dudepo Gorontalo Utara Kini Nikmati Listrik dari Kabel Bawah Laut

Penulis: Eri Subagio  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:42:01 WIB
Masyarakat Pulau Dudepo, Gorontalo Utara, menyaksikan penyalaan perdana jaringan listrik melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV, Senin (3/8).

GORONTALO UTARA — Setelah menanti selama puluhan tahun, masyarakat Pulau Dudepo akhirnya menyaksikan lampu menyala di rumah mereka. PT PLN resmi melakukan penyalaan perdana jaringan listrik melalui Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV, Senin (3/8), sebuah momen yang disebut sebagai hari bersejarah bagi desa di ujung utara Gorontalo itu.

Peresmian yang berlangsung di lokasi ini dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu, hingga jajaran Forkopimda. Kehadiran para pejabat itu menjadi simbol pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan terluar.

Hadiah HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk Warga Dudepo

Rusli Habibie menyebut penyalaan listrik ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan hadiah bagi masyarakat menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia meminta momen 3 Agustus 2026 dikenang sebagai titik awal perubahan di Pulau Dudepo.

"Hari ini hari bersejarah bagi Desa Dudepo. Ini hadiah untuk masyarakat pada HUT ke-81 Republik Indonesia. Mudah-mudahan tanggal 3 Agustus 2026 akan selalu diingat sebagai hari ketika listrik mulai dinikmati masyarakat Dudepo," katanya dalam sambutan.

Investasi Rp100 Miliar untuk 400 Jiwa: Wujud Keadilan Negara

Angka investasi yang digelontorkan terbilang besar untuk melayani ratusan jiwa. Rusli menegaskan, pembangunan jaringan dengan nilai hampir Rp100 miliar ini bukan berdasarkan jumlah penduduk semata, melainkan wujud keadilan negara dalam memberikan pelayanan dasar.

"Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses listrik sebagai bagian dari pelayanan publik yang harus dipenuhi pemerintah," tegasnya.

Ia juga mengingatkan PT PLN untuk memperhatikan hak masyarakat dalam proses pemeliharaan jaringan ke depan. Terutama jika ada pohon milik warga yang harus ditebang demi keamanan saluran listrik, prosesnya harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Listrik Jadi Penggerak Ekonomi dan Pendidikan Warga

Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang memperjuangkan program ini hingga terealisasi. Menurutnya, kehadiran listrik menjawab harapan warga yang selama ini mendambakan energi untuk menunjang aktivitas harian.

"Alhamdulillah, penantian panjang masyarakat Dudepo yang mengidam-idamkan listrik akhirnya terwujud. Atas nama pemerintah dan masyarakat Gorontalo Utara kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memperjuangkan program ini," ucap Thariq.

Dampaknya dipastikan akan langsung terasa di sektor pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi warga. Penerangan yang stabil memungkinkan anak-anak belajar di malam hari dan membuka peluang usaha kecil di rumah.

Meteran Listrik Gratis Disalurkan ke Rumah Warga

Dalam rangkaian acara yang sama, turut dilakukan penyerahan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) berupa meteran listrik gratis kepada masyarakat. Program ini merupakan bagian dari perluasan akses energi yang merata dan berkeadilan dari pemerintah.

Dengan menyala-nya listrik di Pulau Dudepo, kini tidak ada lagi wilayah yang gelap gulita saat malam tiba. Pemerintah dan PLN diharapkan terus mempercepat elektrifikasi ke pulau-pulau terluar lainnya di Provinsi Gorontalo.

Reporter: Eri Subagio
Sumber: gorontalo.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top