Pencarian

Bus Gratis Pelajar Kota Gorontalo Kembali Beroperasi Oktober 2026, Iyam Nusuri: Sangat Meringankan Beban Orang Tua

Kamis, 08 Oktober 2026 • 05:17:01 WIB
Bus Gratis Pelajar Kota Gorontalo Kembali Beroperasi Oktober 2026, Iyam Nusuri: Sangat Meringankan Beban Orang Tua
Bus gratis pelajar Kota Gorontalo kembali beroperasi pada Oktober 2026 setelah sempat berhenti sejak Agustus 2026.

GORONTALO — Anggota DPRD Kota Gorontalo, AKBP (Purn) Hj. Iyam Nusuri, S.Psi., CCPS., CATS., menyambut baik keputusan Pemerintah Kota Gorontalo yang melanjutkan kembali layanan bus gratis pelajar. Menurutnya, program tersebut menyasar persoalan nyata yang dihadapi keluarga di kota ini, terutama pengeluaran harian untuk transportasi anak menuju sekolah.

Iyam menyebut keberlanjutan program ini penting agar siswa tetap punya akses transportasi yang aman dan terjangkau. Kebutuhan itu paling terasa bagi pelajar yang tinggal cukup jauh dari sekolah atau berada di wilayah dengan angkutan umum terbatas.

Enam Armada Layani Lima Rute Pelajar

Pemkot Gorontalo menyebut layanan bus gratis pelajar melayani sejumlah rute dengan total enam armada. Rute Tanjung Kramat dilayani dua armada, Pohe satu armada, Leato Selatan dan Leato Utara dua armada, serta Dembe satu armada.

Pembagian armada itu menjadi acuan awal pengoperasian kembali layanan. Iyam berharap rute dan jadwal pelayanan dievaluasi secara berkala, sehingga bus gratis tidak hanya berjalan, tetapi benar-benar menjangkau siswa yang paling membutuhkan.

Sempat Berhenti Sejak Agustus 2026

Layanan bus gratis pelajar Kota Gorontalo sempat berhenti sementara sejak Agustus 2026 karena keterbatasan anggaran. Pemerintah Kota Gorontalo kemudian memastikan program tersebut kembali dilanjutkan dan ditargetkan beroperasi pada Oktober 2026.

Keputusan itu menjawab keluhan sebagian orang tua yang harus kembali mengeluarkan biaya transportasi selama layanan berhenti. Bagi keluarga dengan lebih dari satu anak usia sekolah, pengeluaran harian itu bisa menumpuk dalam sebulan.

Keselamatan Armada Jadi Catatan DPRD

Iyam mendorong aspek keselamatan dan kelayakan armada menjadi perhatian utama dalam pengoperasian kembali layanan. Menurutnya, bus yang mengangkut pelajar harus dipastikan laik jalan sebelum melayani rute harian.

"Program bus gratis untuk pelajar ini sangat membantu masyarakat. Kami tentu mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Gorontalo yang kembali menjalankan layanan ini," ujar Iyam.

Ia menambahkan bahwa program seperti ini tidak hanya berbicara soal transportasi, tetapi juga menyangkut kemudahan anak-anak dalam mendapatkan akses pendidikan.

Beban Harian Orang Tua yang Ingin Dikurangi

Sebagai anggota Komisi I DPRD Kota Gorontalo, Iyam menyoroti biaya transportasi yang harus ditanggung setiap hari. Beban itu dinilai cukup berat bagi sebagian keluarga, sehingga kehadiran bus gratis dapat mengurangi pengeluaran orang tua sekaligus memberi kepastian bagi siswa berangkat dan pulang sekolah.

"Yang paling penting adalah manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Orang tua terbantu, anak-anak juga lebih mudah dan aman menuju sekolah," katanya.

Ia berharap pelaksanaan program tersebut dapat terus dievaluasi, terutama terkait rute dan jadwal pelayanan. Dengan begitu, keberadaan bus gratis benar-benar tepat sasaran.

"Harapan kami program ini berjalan konsisten dan terus ditingkatkan. Karena tujuan akhirnya adalah memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah," tandasnya.

Follow www.kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rgol.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks