Pencarian

Karhutla Gorontalo Hanguskan Lahan di 5 Kabupaten, 23 Titik Api Terdeteksi Sabtu-Minggu

Minggu, 04 Oktober 2026 • 05:16:00 WIB
Karhutla Gorontalo Hanguskan Lahan di 5 Kabupaten, 23 Titik Api Terdeteksi Sabtu-Minggu
titik panas terdeteksi di Gorontalo selama dua hari berturut-turut.

GORONTALO — Sebanyak 23 titik panas terpantau di wilayah Provinsi Gorontalo selama dua hari berturut-turut. Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Boalemo, dan Kabupaten Pohuwato menjadi wilayah yang terdampak.

Kebakaran di Desa Meranti, Kecamatan Tapa, Bone Bolango, tercatat sebagai kejadian terbaru. Lahan di desa itu terbakar sejak Sabtu siang dan baru padam Minggu dinihari.

Bone Bolango Jadi Lokasi Terbanyak

Dari data SiPongi yang dikelola Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan, tiga titik kebakaran teridentifikasi di Kabupaten Bone Bolango.

Selain Desa Meranti di Kecamatan Tapa, titik api juga muncul di Desa Ilomata, Kecamatan Bulango Ulu, dan Desa Pelita Hijau, Kecamatan Bonepantai. Ketiganya terdeteksi pada Sabtu (3/10) dengan tingkat kepercayaan medium.

Koordinat kebakaran di Desa Meranti berada di latitude 0.6401 dan longitude 123.10381. Titik di Desa Ilomata tercatat pada latitude 0.69487 dan longitude 123.15819, sedangkan Desa Pelita Hijau berada di latitude 0.40939 dan longitude 123.25102.

Selisih Data SiPongi dan BRIN

Pada Sabtu, situs SiPongi mencatat 20 titik koordinat kebakaran di Gorontalo. Situs Hotspot BRIN mendeteksi jumlah lebih tinggi, yakni 23 titik pada hari yang sama.

Perbedaan angka ini lazim terjadi karena metode deteksi satelit dan ambang batas kepercayaan tiap sistem berbeda. Keduanya sama-sama mendeteksi konsentrasi titik api di wilayah tengah hingga utara Gorontalo.

Warga Diminta Waspadai Titik Api Baru

Kebakaran yang berlangsung sejak siang hingga dinihari menunjukkan api sulit dipadamkan di lahan kering. Warga di sekitar Kecamatan Tapa, Bulango Ulu, dan Bonepantai diminta mengawasi titik api baru, terutama pada siang hari saat suhu memuncak.

Data koordinat dari SiPongi dan BRIN bisa dijadikan acuan bagi petugas lapangan untuk memverifikasi lokasi yang belum tertangani. Titik api yang terdeteksi satelit belum tentu kebakaran besar, tetapi tetap perlu pengecekan karena bisa membesar saat angin kencang.

Follow www.kabargorontalo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: darilaut.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks