Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara di FGD Bersama KKP

Penulis: Ivan Setiawan  •  Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:46:01 WIB
Akademisi UNG mengikuti FGD rencana zonasi rinci pulau-pulau kecil Gorontalo Utara bersama KKP.

GORONTALO — Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terlibat dalam penyusunan rencana zonasi rinci untuk kawasan pulau-pulau kecil di Kabupaten Gorontalo Utara. Keterlibatan itu terwujud melalui Focus Group Discussion (FGD) "Rencana Zonasi Rinci Berbasis Pengembangan Pulau-Pulau Kecil di Kabupaten Gorontalo Utara" yang mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan.

Forum tersebut membahas arah pengembangan serta pemanfaatan ruang wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Perencanaan zonasi dinilai bukan sekadar pengaturan pemanfaatan ruang, melainkan instrumen untuk mengoptimalkan potensi kelautan, perikanan, pariwisata bahari, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Mengapa Zonasi Pulau Kecil Butuh Perencanaan Rinci

Akademisi UNG, Dr. Srisutarni Arifin, menekankan pentingnya penyusunan rencana zonasi rinci yang mempertimbangkan karakteristik geografis, potensi sumber daya pesisir, daya dukung, dan daya tampung lingkungan.

"Pentingnya penyusunan rencana zonasi rinci yang mempertimbangkan karakteristik geografis, potensi sumber daya pesisir, daya dukung dan daya tampung lingkungan," ujar Srisutarni dalam kegiatan tersebut.

Ia juga menyoroti perlunya keterpaduan antara kepentingan konservasi dan pengembangan ekonomi masyarakat. Pendekatan perencanaan berbasis potensi lokal dan keberlanjutan lingkungan disebut menjadi aspek penting dalam merumuskan kebijakan pengembangan kawasan.

Kolaborasi UNG dan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Keterlibatan Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota UNG dalam pembahasan ini menjadi langkah awal membangun kerja sama akademis dan kelembagaan dengan Direktorat Jenderal yang membidangi pemanfaatan ruang pesisir dan pulau-pulau kecil di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kolaborasi itu diharapkan membuka peluang pengembangan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Khususnya dalam mendukung perencanaan serta pengelolaan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil di Provinsi Gorontalo.

Potensi Gorontalo Utara yang Perlu Dukungan Perencanaan Ruang

Kabupaten Gorontalo Utara memiliki karakteristik wilayah pesisir dan keberadaan pulau-pulau kecil dengan potensi pengembangan yang memerlukan dukungan perencanaan ruang secara komprehensif. Keterpaduan pengelolaan sumber daya kelautan, penguatan ekonomi masyarakat pesisir, pengembangan pariwisata bahari, dan perlindungan ekosistem menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan kawasan yang berkelanjutan.

FGD ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah pengembangan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, sekaligus memastikan pemanfaatan ruang wilayah berjalan terencana dan terpadu.

Reporter: Ivan Setiawan
Sumber: darilaut.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top