BONE BOLANGO — Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango berlangsung dengan khidmat. Aznan Nadjamudin memimpin jalannya upacara mewakili jajaran pemerintah daerah. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara sesuai tata urutan yang berlaku.
Dalam amanatnya, Aznan mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan peringatan tahunan ini sebagai momen mengingat kembali perjalanan sejarah bangsa. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila perlu terus diperkuat, tidak hanya di lingkungan pemerintahan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Aznan menegaskan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata. Pancasila harus hadir dalam cara pemerintah bekerja, cara masyarakat membangun kebersamaan, hingga cara seluruh elemen daerah menyikapi perbedaan.
"Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan kita sehari-hari. Nilai persatuan, gotong royong, keadilan dan kepedulian harus menjadi bagian dari kehidupan kita," tegas Aznan.
Pernyataan itu disampaikan di hadapan peserta upacara yang terdiri dari jajaran pemerintah daerah dan elemen masyarakat. Aznan menilai momentum peringatan ini relevan untuk merefleksikan kembali bagaimana nilai kebangsaan diterapkan dalam praktik pemerintahan.
Di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang, Aznan menilai semangat persatuan menjadi modal penting untuk menjaga daerah tetap kokoh. Nilai kebersamaan perlu terus dirawat agar perbedaan tidak berubah menjadi sekat pemisah antarwarga.
Menurutnya, perbedaan yang dikelola dengan baik justru bisa menjadi kekuatan kolektif. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat dan seluruh elemen yang ada di Bone Bolango.
"Semangat Pancasila harus menjadi energi untuk terus bekerja, melayani masyarakat dan membangun daerah. Perbedaan bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kekuatan untuk bergerak bersama," tandasnya.
Aznan menyebut semangat persatuan juga harus tercermin dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Setiap program yang dijalankan pemerintah daerah perlu menyentuh kepentingan masyarakat luas, bukan hanya kelompok tertentu.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menempatkan nilai gotong royong dan kepedulian sebagai bagian dari pendekatan pembangunan. Aznan mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada partisipasi seluruh elemen, mulai dari jajaran pemerintahan hingga warga di tingkat desa dan kelurahan.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Alun-Alun menjadi penanda komitmen pemerintah daerah untuk terus merawat nilai-nilai kebangsaan. Aznan berharap semangat yang digaungkan dalam upacara tidak berhenti setelah rangkaian acara selesai, tetapi melekat dalam pelayanan sehari-hari aparatur pemerintah kepada masyarakat.