POHUWATO — Material tanah dari tebing di lokasi tambang emas ilegal di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, tiba-tiba bergeser dan longsor saat para penambang tengah bekerja. Peristiwa ini menimbun sejumlah orang dan memicu proses evakuasi yang berlangsung sulit akibat akses menuju lokasi yang terpencil.
Informasi sementara yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, sedikitnya delapan korban telah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Empat korban di antaranya diketahui merupakan warga Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo.
Jumlah korban dilaporkan terus bertambah seiring berjalannya proses pencarian. Sebelumnya, tim gabungan baru menemukan lima jenazah, namun angka tersebut kini telah berkembang menjadi delapan orang.
Proses evakuasi di lokasi kejadian berjalan tidak mudah. Tim di lapangan harus menghadapi akses menuju titik longsor yang sulit dijangkau serta kondisi material longsor yang masih berpotensi membahayakan keselamatan petugas dan warga yang ikut mencari korban.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah pasti korban jiwa maupun kronologi lengkap kejadian longsor tersebut. Informasi yang beredar masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring perkembangan proses pencarian di lapangan.